Header Ads

header ad

Menanti Musda

PERIODISASI kepengurusan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun sekarang akan segera berakhir pada bulan Februari 2017. Sesuai hasil keputusan Musda sebelumnya (2012) maka otomatis kepengurusan ini akan mengakhiri masa pengabdiannya pada awal tahun depan itu.

Jika itu benar adanya, berarti saat ini sudah waktunya para pengurus berpikir dan mempersiapkan Musda (Musyawarah Daerah) MUI Kabupaten sebagaiwadah tertinggi untuk Laporan Pertanggungjawaban sekaligus mengadakan pemilihan pengurus baru.

Batas periodisasi kepengurusan ini sesungguhnya sudah dilaporkan kepada Ketua MUI, H. Azhar Hasyim beberapa waktu lalu. Sengaja laporan lisan itu disampaikan lebih awal agar ketua memprakarsai rapat awal sebagai rapat persiapan Musda dimaksud.
Suasana Musda yang Lalu

Tentang tidak jelasnya anggaran MUI sampai hari ini kelihatannya menjadi salah satu pertimbangan ketua untuk belum memberi respon terhadap laporan sekretaris. Selain itu, Ketua MUI, Azhar Hasyim terus sibuk dengan berbagai kegiatan di level provinsi bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Hubungan pribadi antara Azhar dengan Nurdin memang sudah terjalin sejak gubernur itu masih menjadi bupati di Karimun.

Selama persiapan dan pelaksanaan Pilkada Gubernur Kepri lalu, bahkan Azhar menjadi salah satu tim sukses Sani- Nurdin dalam berhadapan dengan Suryo. Dan ketika pasangan Sanur memenangkan Pilkada, Azhar terus bersama Nurdin di provinsi. Akibatnya, pengelolaan MUI Kabupaten Karimun seolah terbiarkan.

Kini, setelah masa bakti pengurus ini tinggal beberapa bulan saja lagi, maka pengurus lain dan masyarakat tentu saja menanti datangnya Musda itu. Kapan? Kita tunggu saja.***

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
" Selamat Datang di Website Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Indonesia "